Penyebab Penyakit Amis Daging

Mari Mengenali Penyebab Penyakit Amis Daging Pada Tubuh Kita Dan Cara Mengatasinya !!

Amis daging ? sepintas kedegarannya agak aneh. Namun sebutan ini sangat familiar oleh orang-orang zaman dahulu, atau oleh orang tua dahulu, dimana istilah-istilah kedokteran belum masuk di telinga-telingan mereka. Hingga kini kata amis daging pun masih sering digunakan untuk menggambarkan kondisi tersebut, apalagi untuk mereka orang-orang sunda. ( amis = manis )

Lalu apa itu amis daging ?

Amis daging atau sebutan lainnya darah manis dan istilah medisnya prurigo, adalah suatu keadaan dimana tubuh kita mudah terserang luka atau gatal, dan luka atau gatal tersebut sulit sekali hilangnya.

Penyebab Penyakit Amis Daging

Penyebab penyakit amis daging sendiri sebenarnya belum diketahui kepastiannya. Penderita amis daging ini tentunya akan mudah terserang penyakit kulit, atau jika terkena goresan, maka luka akan mudah melebar dan sulit kering. Kok seperti mirip-mirip penyakit diabetes begitu ya ? apakah penyakit ini ada hubungannya dengan penyakit diabetes ?

Menurut pendapat saya pribadi yang kurang pengetahuan dalam dunia kedokteran, sepertinya penyakit ini bisa juga memiliki hubungan dengan penyakit ginjal, masalah gula darah, darah kotor, dimana penyakit penyakit tersebut memiliki gejala yang sama yaitu sering terasa gatal pada tubuh, mudah luka, dan luka sulit sembuh ( terutama pada masalah gula darah ).

Pendapat diatas dimohon tidak menjadi panduan, patokan. Ini hanyalah pendapat saya semata, yang semoga salah.

Dengan belum diketahui apa penyebab pastinya penyakit amis daging, tindakan pengobatannya juga tidak dapat dipastikan apa yang baik untuk dilakukan. Namun biasanya pengobatan ini dilakukan atas dasar saling memberitahu antara mereka yang sudah mengalaminya. Namun hal ini bukan berarti obat tersebut benar-benar untuk mengobati penyakit amis daging.
Baca Juga : Obat Mengatasi Amis Daging
Semoga informasi tentang penyebab penyakit amis daging yang kami berikan bermanfaat untuk anda !!

Posting Komentar